Aktifitas Fisik bagi Remaja

Usia remaja merupakan usia aktualisasi diri atau proses pencarian jati diri, maka tidak heran banyak remaja-remaja kita memiliki aktifitas fisik yang tinggi serta ada kecenderungan untuk mencontoh perilaku dan pola hidup orang-orang yang mereka idolakan.

Aktifitas fisik didefenisikan sebagai beberapa gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot yang menyebabkan pengeluaran energi. Aktifitas fisik yang rendah telah diidentifikasi sebagai salah satu dari 4 besar penyebab risiko penyebab kematian di dunia.

Manfaat aktifitas fisik bagi remaja adalah untuk menjaga berat badan agar tetap berada pada batas normal serta meningkatkan kebugaran tubuh. Kedua hal tersebut (berat badan ideal dan kebugaran) dapat menunjang produktifitas dan konsentrasi remaja dalam melakukan kegiatan sehari-hari, khususnya menerima pejaran di sekolah. Manfaat lainnya ialah dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, diabetes, kanker usus dan payudara serta depresi.

Selama ini remaja hanya mengenal aktifitas fisik dalam bentuk olahraga seperti main bola, bola basket, bulu tangkis, jongging, dll, akan tetapi beberapa jenis aktifitas fisik yang bisa dilakukan oleh remaja, khususnya bagi mereka yang tidak memiliki ketertarikan terhadap satu jenis olah raga tertentu adalah bertaman, berkebun dan membersihkan pekarangan juga merupakan bagian dari aktifitas fisik.

Semakin tinggi frekuensi dan intensitas aktifitas fisik seorang remaja, maka makin dibutuhkan asupan gizi yang cukup agar terjadi keseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi. Berikut beberapa tips yang mungkin bermanfaat buat anda :

  1. Perbanyak minum air putih ketika anda melakukan aktifitas fisik
  2. Batasi konsumsi minuman berenergi, karena minuman tersebut dapat meningkatkan detak jantung sementara detak jantung sendiri sudah sangat tinggi ketika anda melakukan aktifitas fisik, maka pilihan terbaik adalah air putih.
  3. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti pisang rebus, jagung rebus, ubi atau singkong, kentang rebus, dll.
  4. Jika anda memiliki hobby main game, dimana anda menghabiskan waktu yang lama di depan komputer atau TV, maka cobalah luangkan waktu untuk istirahat sejenak sekitar 20-30 menit untuk melakukan peregangan otot, push up atau mungkin scot jump.
  5. Istirahat yang cukup setelah melakukan aktifitas fisik.

Saudaraku, hidup yang seimbang itu nikmat, seimbang dalam arti melakukan aktifitas fisik sesuai dengan kemampuan anda dan mengimbangi aktifitas fisik yang anda lakukan dengan asupan zat gizi yang cukup.

Semoga bermanfaat.

Sumber : WHO (2012) Physical Activity

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*