Asisten ku Bernama Lumia

giveaway lumia 625Saya panik, pasalnya, hampir sepekan lamanya Lumia 610 saya bermasalah. Pokok permasalahannya ialah Lumia tersebut tidak mampu menyimpan daya, meskipun sudah dicharging semalaman. Keesokan harinya, saya membawa Lumia 610 tersebut ke tempat service handphone yang terdapat di dekat pemukiman saya, dan hasilnya kurang memuaskan, tukang services handphone pun menyerah ia tidak mampu memperbaikinya dan menyarankan saya langsung ke service center Nokia yang terdapat di Pusat Kota.

Saat tiba di service center Nokia care, customer service mengatakan bahwa Lumianya harus dikirim ke Jakarta dan harus menunggu sekitar 30 hari. Mendengar jawaban customer service membuat saya semakin panik, pasalnya, banyak agenda luar kota yang harus saya lakoni dalam sebulan ke depan dan Lumia 610 merupakan salah satu alat yang bisa memperlancar aktifitas saya, khususnya dalam membaca dan mengirim email serta membuat draft tugas selama diperjalanan.

Akhirnya saya memutuskan untuk membeli handphhone baru, dan Lumia masih menjadi preferensi utama saya. Pilihan saya jatuh ke Lumia 625. mengapa? Karena sekilas layarnya terlihat lebih lebar dari Lumia 610, layar sentuhnya sudah dilindungi dengan Gorilla®, prosesornya lebih tinggi hasil jepretan fotonya lebih terang dan yang paling menggembirakan ialah bisa ditambahkan kartu memori ekternal hingga 64 MB.

Akhirnya hari-hari saya kembali ditemani oleh Lumia, dan ternyata ada banyak fitur yang dimiliki oleh Lumi versi ini yang tidak saya temukan pada lumia 610 saya sebelumnya. Karena prosesornya bekerja cukup cepat, maka semua akun email yang saya miliki, saya cantumkan di layar depan, beberapa aplikasi yang sering mendukung aktifitas saya juga pada nongol di sana seperti KBBI, kamus bahasa Indonesia-Inggris, aplikasi Offfice, Here Maps, dll.

Lumia 625
Tampilan Screen Lumia 625 milik saya

Suatu hari, saya mendapat instruksi dari kantor untuk menuntaskan sebuah pekerjaan dan harus diserahkan paling lambat keesokan harinya, tepat pukul 12.00 WITA. Padahal saat instruksi itu diberikan, saya sedang dalam perjalanan tugas ke daerah dan akan melakukan serangkaian tugas yang tidak memungkinkan saya mengerjakan tugas kantor tersebut saat tiba di sana. Saya kemudian meminta bantuan kepada kawan yang menghubungi saya agar mengirimkan format tugas yang harus saya kerjakan.

Beberapa menit kemudian saya mengecek email melalui Lumia 625 saya dan benar saja, email dari kawan muncul di sana, tanpa buang waktu mumpung jaringan lagi bagus, saya download lampiran email tersebut yang berbentuk file Microsoft Excel, lalu saya buka di Lumia 625 dengan menggunakan aplikasi Office.

Setelah saya pelajari, saya kemudian mengerjakan tugas tersebut dan berharap bisa saya tuntaskan sebelum tiba di tujuan. Meskipun dengan susah payah karena sesekali kendaraan yang saya tumpangi terguncang hebat akibat jalan rusak tapi akhirnya tugas tersebut selesai juga sebelum saya tiba di tempat tujuan.

Saya kemudian mengirim file tugas tersebut ke email saya, dengan harapan, keesokan harinya saat saya berada di kantor, saya tinggal merapikan format yang sudah saya buat sebelumnya di dalam perjalanan.

Akhirnya lumia 610 saya pulih kembali setelah 30 hari Lumia mendekam di tempat service. Saat saya mengambil Lumia 610 tersebut, Customer service menyampaikan kepada saya agar berhati-hati saat melakukan charging, karena penyebab keruskan pada lumia 610 saya ialah saya tidak hati-hati saat memasang dan melepas konektor charging pada handphone.

Lumia 610 tersebut saya serahkan ke istri dan saya memilih menggunakan Lumia 625, meskipun sesekali istri membujuk saya untuk tukaran Lumia tapi saya terlanjur suka dengan Lumia 625.

“Tulisan ini diikutkan giveaway TAHU LEBIH CEPAT”

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*