Categorized | Artikel Bebas

Cara Menimbang Balita Menggunakan Dacin

Apa yang terlintas dipikiran saudara ketika mendengar kata dacin?, mungkin anda akan mengatakan kalau dacin itu adalah salah satu jenis timbangan yang biasa digunakan untuk menimbang sayuran, buah, padi, beras, besi bekas, dll. Jawaban anda tersebut ada benarnya, karena selama ini Dacin memang umum digunakan untuk menimbang sesuatu baik dalam bentuk barang maupun bahan makanan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, dacin didefenisikan sebagai dacin /da·cin/ n alat untuk menimbang sesuatu berupa tongkat yg diberi skala yg dilengkapi dng anak timbangan dan tempat untuk meletakkan barang (yg ditimbang, digantungkan pd tongkat tsb)”.

Pernahkah saudara berkunjung ke Posyandu?, hampir semua Posyandu Di Indonesia masih menggunakan Dacin sebagai alat timbang (Ingat balita itu bukan makanan dan bukan barang bekas hehehe……). Alasan penggunaan dacin, karena dacin lebih kuat dan tahan lama jika dibandingkan dengan alat timbang lain, apalagi timbangan yang menggunakan pegas/per. Per yang terdapat pada timbangan dalam jangka waktu yang lama akan melar sehingga mempengaruhi hasil penimbangan.

Menimbang  balita dengan menggunakan dacin tidak boleh dianggap sepele, karena hasil pembacaan dari timbangan tersebut akan mempengaruhi pengambilan keputusan oleh petugas kesehatan, apakah balita tersebut memiliki pertumbuhan yang baik atau tidak serta keputusan untuk jenis intervensi yang tepat untuk balita tersebut.

Oleh karena itu, dibutuhkan persiapan yang cukup sebelum melakukan penimbangan balita dengan menggunakan dacin, mulai dari persiapan alat timbang sampai kepada peningkatan keterampilan orang yang menggunakan timbangan tersebut, biasanya dilakukan oleh Kader Posyandu.

Berikut cara menimbang balita dengan menggunakan dacin yang biasa menggunakan istilah 9 (Sembilan) langkah penimbangan :

Langkah 1 : Gantungkan dacin pada dahan pohon, palang rumah atau penyanggah khusus yang sudah dibuat sebelumnya, serta pasang tali pengaman pada ujung batangan dacin. Pastikan posisi batang dacin harus sejajar dengan mata orang yang akan membaca hasil penimbangan

Langkah 2 : Periksa apakah dacin sudah tergantung kuat. Cara untuk memeriksa ialah dengan cara menarik dacing kuat-kuat ke bawah. Hal tersebut sangat penting karena berhubungan dengan keselamatan balita yang akan ditimbang. Jika dacin tidak tergantung kuat dan terjadi insiden dimana dacin terlepas dan menimpa balita yang ditimbang, maka hal tersebut akan berhubungan dengan hukum dan pihak yang berwajib.

Langkah 3 : Geser bandul dacin pada angka nol

Langkah 4 : Pasang sarung timbang

Langkah 5 : Seimbangkan dacin dengan cara menggantung kantong (bisa terbuat dari kantong plastic atau kain yang dibuat khusus) yang berisi pasir pada ujung batang dacin. Penggunaan pasir dimaksudkan agar proses penyeimbangan dapat dilakukan dengan mudah, kalau tidak ada pasir, beras atau jagung juga boleh.

Langkah 6 : Masukkan balita ke dalam sarung timbang dan seimbangkan dacin. Hal-hal yang perlu di perhatikan sebelum anda memasukan balita ke dalam sarung timbang ialah pastikan pakaian yang digunakan anak seminimal mungkin, lepaskan topi (jika menggunakan topi), sepatu, kaos kaki, pempers, dll. Tindakan tersebut bertujuan agar barang-barang tersebut tidak mempengaruhi berat badan balita yang sesungguhnya. Pada bagian ini dibutuhkan keterampilan dan kesabaran seorang Kader Posyandu untuk membaca hasil penimbangan, karena umumnya balita akan meronta dan membuat dacin sulit untuk diseimbangkan.

Langkah 7 : Tentukan berat badan balita dengan membaca angka yang terdapat pada ujung bandul geser.

Langkah 8 : Catat hasil penimbangan

Langkah 9 : Geser kembali bandul geser ke angka nol, letakkan batang dacin pada tali pengaman, selanjutnya keluarkan anak pada sarung timbang.

Jadi saudaraku, seperti itulah proses yang harus dilalui oleh seorang balita di Posyandu, jadi wajar jika Kader Posyandu di julukki sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, karena pada prinsipnya bereka bekerja atas dasar keikhlasan untuk anak-anak bangsa.

Salam Sehat.

Leave a Reply

Temukan Literatur


Guarded by Plagiarisma.Net
Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri
Internet Sehat Bronze