Cara Tepat Minum Teh

Apakah anda salah seorang penikmat teh?, jika ya, maka berbanggalah, karena anda merupakan salah satu dari jutaan orang di dunia yang juga bagian dari penikmat teh. Berdasarkan laporan terakhir, lebih dari 40 negara di dunia sudah menjadi produsen teh dan 90% diantaranya di produksi di negara-negara Asia, termasuk di Indonesia.

Berdasarkan beberapa sumber, teh pertama kali dikenal pada zaman kekaisaran Shen Nung yang hidup sekitar tahun 2737 sebelum Masehi di China. Sedangkan di Indonesia, teh pertama kali masuk ke Indonesia sekitar tahun 1684, dan pada tahun 1826 tanaman teh berhasil ditanam melengkapi Kebun Raya Bogor, serta pada tahun 1827 di Kebun Percobaan Cisurupan, Garut, Jawa Barat.

Jenis-Jenis Teh

Berdasarkan tingkat oksidasi, teh dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian, antara lain :

  1. Teh putih : Daun teh tidak mengalami proses oksidasi dan sebelum dipetik , daun teh dilindungi dari sinar matahari untuk menghalangi pembentukan klorofil.
  2. Teh hijau : proses oksidasi tergolong minimal karena daun teh langsung diproses setelah dipetik
  3. Oolong : Proses oksidasi dihentikan di tengah-tengah antara teh hijau dan teh hitam yang biasanya memakan waktu 2-3 hari.
  4. Teh liang atau teh herbal : minuman ini sama sekali tidak mengandung daun teh, akan tetapi terdiri atas seduhan bunga dan akar licorice (akar manis). Jenis bunga yang bisa digunakan pada pembuatan teh ini adalah bungan krisan, melati, kelopak mawar, dll.
  5. Teh hitam atau teh merah : Daun teh dibiarkan teroksidasi secara penuh sekitar 2 minggu hingga 1 bulan.
  6. Teh kuning : Sebutan untuk teh berkualitas tinggi yang disajikan di istana kaisar atau teh yang berasal dari daun teh yang diolah seperti teh hijau tapi dengan proses pengeringan yang lebih lambat.
  7. Kukicha : Teh kualitas rendah dari campuran tangkai daun dan daun teh yang sudah tua hasil pemetikan kedua, dan digongseng di atas wajan.
  8. Teh bunga : Teh hijau atau teh hitam yang diproses atau dicampur dengan bunga.

Manfaat minum teh

Setiap jenih teh memiliki manfaat yang spesifik dan terkadang manfaat tersebut tidak dimiliki oleh jenis teh lainnya. Mengetahui manfaat teh sangat penting agar anda dapat menyesuikan dengan kebutuhan, manfaat teh antara lain :

  1. Menurunkan kolesterol, biasanya pada teh hitam
  2. Menurunkan risiko penyakit jantung dan melangsingkan tubuh, biasanya terdapat pada teh hijau
  3. Menurunkan berat badan dan mencegah gigi berlubang, anda bisa temukan pada teh oolong
  4. Melawan diabetes dan perawatan kulit diberikan oleh teh putih
  5. Rileksasi, pereda mulas, dan lain-lain, pada teh herbal
  6. Sebagai minuman penyegaran, pada flavored tea

CARA TEPAT MINUM TEH

Agar mendapatkan manfaat dari hobbi anda meminum teh, maka terdapat beberapa hal yang perlu anda perhatikan, antara lain :

  1. Sebaiknya anda minum teh paling tidak 1-2 jam sebelum atau sesudah makan makanan utama, karena beberapa zat gizi dapat dihambat penyerapannya oleh zat aktif dari teh
  2. Jika anda mengunakan teh celup, sebaiknya jangan terlalu lama di rendam dalam air panas, paling tidak hanya sekitar 2-3 menit, karena diduga kantong dari teh celup mengandung clorine yang akan melebur saat proses penyeduhan teh.
  3. Teh sebaiknya dinikmati dalam kondisi hangat (65 derajat celsius) bukan dalam kondisi panas (di atas 70 derajat celsius), karena diduga dapat meningkatkan risiko kanker tenggorokan
  4. Teh sebaiknya dinikmati selagi hangat, jangan minum teh yang sudah lama dibiarkan dingin dalam suhu ruang karena faktor higienis.
  5. Jika anda memiliki riwayat penyait jantung, sebaiknya hindari atau batasi konsumsi teh, karena kandungan kafeinnya yang cukup tinggi.
  6. Hindari atau kurangi konsumsi teh kemasan siap minum, karena diduga kandungan tehnya sangat sedikit dan lebih banyak menggunakan perisai dan pewarna serta bahan pengawet lainnya

Mari menjadi penikmat teh yang sehat dan berkualitas. Semoga bermanfaat salam gizi.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*