Ceriakan Harimu dengan Sayur dan Buah

“Kapan terakhir anda mengonsumsi sayur dan buah? mhhh……. entahlah, sudah lupa tuh !”

Pola Konsumsi Sayur dan Buah

Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2007 menunjukkan bahwa tingkat konsumsi sayur dan buah penduduk Indonesia terolong rendah, hanya 6.4% penduduk yang berusia di atas 10 tahun memiliki tingkat konsumsi tergolong baik, yang dimaksud dengan baik ialah mengonsumsi sayur dan buah sebanyak 5 porsi/hari selama 7 hari terakhir.

Fakta ini menarik karena Indonesia dikenal sebagai Negara agraris dimana sayur dan buah bisa tumbuh subur sehingga hampir setiap saat kita bisa menemukan sayur dan buah. Lalu mengapa tingkat konsumsi sayur dan buah masih tergolong kurang? Dr Soewarta Kosen, MPH, peneliti dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, mengatakan bahwa “orang Indonesia kurang selektif memilih makanan yang bergizi, ukuran utamanya bukan gizi, tetapi rasa dan selera”.

Disamping itu, kebiasaan konsumsi di tingkat rumah tangga juga sangat berpengaruh, jika orang tua tidak memiliki kebiasaan mengonsumsi sayur dan buah maka kebiasaan buruk tersebut secara tidak langsung akan berpengaruh ke anak-anak mereka. Hasil RISKESDAS Tahun 2007 menunjukkan bahwa tingkat konsumsi sayur dan buah pada penduduk dengan kelompok umur dewasa (>25 tahun) lebih rendah daripada kelompok usia remaja (<15 tahun).

Tingkat pengetahuan seseorang tentang manfaat sayur dan buah juga berkontribusi terhadap tingkat asupan sayur dan buah. Seseorang yang memiliki pengetahuan yang baik cenderung memiliki asupan yang baik pula. Hasil RISKESDAS Tahun 2007 menunjukkan bahwa tingkat asupan sayur dan buah pada kelompok penduduk dengan tingkat pendidikan menengah ke atas (SMA dan Sarjana) lebih baik jika dibandingkan dengan penduduk dengan latar belakang pendidikan menengah ke bawah.

Manfaat Mengonsumsi Sayur dan Buah

Tubuh tidak mampu memproduksi Vitamin dan Mineral sesuai dengan kebutuhan, oleh karena itu harus dibantu dengan asupan makanan. Sayur dan buah merupakan makanan sumber Vitamin dan Mineral yang sangat efektif dan mudah diperoleh.

Kandungan Vitamin dan Mineral pada sayur dan buah sangat spesifik, buah jeruk misalnya, banyak mengandung Vitamin C, zat besi pada sayur bayam, serat pada buah appel, betakaroten dan vitamin C pada semangka, dll. Oleh karena itu mengonsumsi lebih dari 1 macam buah dan sayur dalam sehari sangat di sarankan untuk memperoleh Vitamin dan Mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.

Disisi lain, seseorang yang memiliki asupan sayur dan buah yang rendah rentan menderita penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, diabetes, hipertensi, kanker, dll. Kasus hipertensi dan stroke misalnya, Hasil RISKESDAS tahun 2007 menunjukkan bahwa sebanyak 31.7% penduduk yang berusia 18 tahun ke atas mengalami hipertensi dan sebanyak 8,3 per 1000 penduduk Indonesia menderita stroke. Hal tersebut menunjukkan bahwa pola konsumsi sayur dan buah sangat berpengaruh terhadap kejadian penyakit tidak menular pada masyarakat di Indonesia.

 Berapa banyak yang harus di konsumsi?

Berdasarkan rekomendasi Pedoman Gizi Seimbang Tahun 2014, jumlah sayur dan buah yang harus dikonsumsi dalam sekali makan ialah setengah dari jumlah makanan yang dikonsumsi, perhatikan gambar di bawah :

porsi makanan sekali makan

Jika berdasarkan jumlah porsi, maka paling tidak dalam sehari seseorang sebaiknya mengonsumsi 3-4 porsi sayur dan 2-3 porsi buah. Ukuran 1 porsi sayur sekitar 1 gelas ukuran sedang (setelah dimasak dan ditiriskan).

Oleh karena itu, mari kita budayakan makan sayur dan buah agar tubuh lebih sehat, ceria serta terhidar dari berbagai macam penyakit, dan yang terpenting ialah memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai macam sayur sehingga sehingga akses terhadap sayur dapat terjaga setiap hari.

Salam Sehat, @bloggergizi #10HariNonStopNgeblogGizi

 

Referensi :

1. http://health.kompas.com/read/2013/04/30/17242352/Orang.Indonesia.Jarang.Makan.Buah.dan.Sayur

2. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2007, Balitbangkes RI

3. Pedoman Gizi Seimbang Tahun 2014, Kementerian Kesehatan RI

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*