Daya Simpan ASI Perah

ASI perah adalah ASI yang sudah melalui proses pemerahan, baik menggunakan tangan maupun dengan bantuan alat. ASI perah merupakan salah satu alternatif bagi ibu pekerja yang memiliki komitmen memberikan ASI kepada bayinya meskipun mereka bekerja.

Beberapa ibu mulai memerah ASI mereka sejak awal setelah mereka melahirkan, jauh hhari sebelum mereka kembali bekerja, alasannya adalah karena umumnya produksi ASI sangat melimpah pada bulan-bulan pertama, sehingga kelebihan ASI tersebut dapat disimpan setelah diperah.

Persoalannya kemudian ialah banyak ibu yang tidak mengetahui bagaimana cara penyimpanan ASI perah serta dalam kondisi seperti apa sebaiknya ASI perah di simpan.

Pada tahun 2010, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) melakukan survei online, yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan ibu menyusui tentang cara penyimpnan ASI perah. Hasil survei tersebut menyatakan bahwa 76.0% ibu menjawab dengan benar atau dengan kata lain masih terdapat sekitar 24% ibu yang tidak mengetahui bagaimana menangani ASI perah (baca disini).

Saya sangat berharap anda tetap memberikan ASI kepada bayi anda meskipun anda bekerja, karena pada beberapa kondisi, ASI bisa bertahan hingga beberapa bulan kedepan, berikut kami uraikan daya simpan ASI perah :

 

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*