EMPAT CARA MENYUSUN TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan pustaka merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah karya tulis ilmiah. Tapi sayangnya masih banyak orang yang menganggap sebelah mata peran dari tinjauan pustaka. Sebagian orang mengangggap bahwa tinjauan pustaka hanya sekedar pelengkap dari sebuah karya tulis ilmiah.

Padahal sejatinya, setiap BAB dalam sebuah karya tulis ilmiah memiliki benang merah dan saling berhubungan. Saya berani mengatakan bahwa 80% informasi yang tercantum di tinjauan pustaka harus dimanfaatkan untuk mendukung hasil penelitian yang selanjutnya diuraikan pada pembahasan.

Berikut beberapa tips agar tinjauan pustaka anda bermakna

Buat outline tentang informasi apa yang anda butuhkan

Outline yang kami maksud ialah kata kunci dari setiap informasi yang anda butuhkan. Outline ini akan membantu anda agar lebih focus mencarai referensi. Misalnya salah satu informasi yang anda ingin cari ialah Tinjauan Tentang Praktek Inisiasi Menyusu Dini, maka paling tidak outline yang dibuat sebagai berikut :

  • Pengertian IMD
  • Cara IMD
  • Manfaat IMD
  • Cakupan praktek IMD
  • Dst.

Outline tersebut di atas bisa dikemas dalam bentuk paragraph maupun sub sub judul. Nah langkah selanjutnya silahkan temukan referensi sesuia dengan outline yang sudah anda buat.

Gali informasi dari banyak sumber, jangan hanya berasal dari satu sumber saja

Mencari sumber kepustakaan memang melelahkan, apalagi jika informasi yang kita cari tergolong baru dan belum banyak orang yang menulis tentang hal tersebut. Akan tetapi anda tidak perlu khawatir karena sekarang adalah jaman digital, sudah banyak referensi yang dibuat dalam versi digital, yang dibutuhkan hanya kesabaran keuletan serta jaringan yang luas untuk menemukannya. Nah khusus poin terakhir (baca : jaringan) anda bisa bergabung dengan group di social media yang sesuai dengan disiplin keilmuan anda, karena bisa jadi salah seorang member group tersebut merupakan seorang penulis buku atau orang yang memiliki referensi digital yang anda butuhkan.

Perbanyak hasil penelitian sebelumnya yang relevan

Banyak mahasiswa, yang baru pertama kali menyusun karya tulis ilmiah terjebak dengan istilah tinjauan pustaka, mereka menganggap bahwa tinjauan pustaka itu harus bersumber dari buku, padahal buku dengan topiK-topik tertentu sangat sulit dijumpai.

Rata-rata mahasiswa belum terbiasa menggunakan hasil penelitian sebagai referensi mereka, padahal ruh sebuah tinjauan pustaka ada di hasil penelitian sebelumnya. Mengapa? Karena pada saat anda membahas hasil penelitian maka anda harus membandingkan hasil anda dengan hasil penelitian sebelumnya. Jika hasil penelitian sebelumnya tidak anda cantumkan di tinjauan pustaka maka saat itu juga anda harus melakukan kembali proses pencarian literatur dan itu cukup menyita waktu.

Jangan lupa paraphrase

Paraphrase merupakan salah satu proses yang harus anda lakukan saat pembuatan tinjauan pustaka. Jika anda melewatkan proses ini, maka bisa dijamin karya yang anda hasilkan akan dicap sebagai karya PLAGIAT dan bisa jadi akan berimplikasi hokum dikemudian hari.

Di Wikipedia.org dijelaskan bahwa Parafrase adalah “istilah linguistik yang berarti pengungkapan kembali suatu konsep dengan cara lain dalam bahasa yang sama, namun tanpa mengubah maknanya. Parafrase memberikan kemungkinan kepada sang penulis untuk memberi penekanan yang agak berlainan dengan penulis asli”

Nah apakah anda sudah siap menyusun tinjauan pustaka? Ayooo… Semangat

Please follow and like us:

2 Comments

  1. Tolong dong saya lagi kesusahan membuat makalah yg judulnya ” persepsi mahasiswi tingkat 1 E terhadap pelaksanaan proses belajar mengajar dalam perspektif sosial budaya”

    • Mksudku kesusahan saat membuat tinjauan pustaka. Saya masih kurang mengerti. Dalam makalah ini sy ambil bahas masalah “kendala2 yg terjadi dlm proses kegiatan pembelajaran. Contohnya,mata Kuliah KDK 1 dimana dosennya jarang masuk dan harus dicari jalan keluarnya karna mungkin sja beliau sibuk dan beliau memang hanya dosen terbang/blok.

Leave a Reply to angel Cancel reply

Your email address will not be published.


*