Green Hospital, untuk Pasien dan Lingkungan

RSU Daya Kota Makassar, Tampak Depan | Sumber : Koleksi Pribadi

Rumah Sakit Umum (RSU) Daya merupakan salah satu RSU yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Kota Makassar. Sebelum melembaga mejadi Rumah Sakit, RSU Daya sebelumnya adalah salah satu Puskesmas terbesar di Kota Makassar.

Letak RSUD Daya cukup strategis karena berada sekitar 10 KM dari Bandar Udara International Sultan Hasanuddin Makassar serta sekitar 7 KM dari RS regional Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dan Universitas Hasanuddin Makassar. Disamping itu RSU daya juga cukup dekat dengan Terminal Regional Daya, yang merupakan terminal terbesar di Propinsi Sulawesi Selatan yang menghubungkan semua Kabupaten/Kota di Propinsi Sulawesi Selatan serta antar Propinsi.

Pasien merupakan konsumen utama dari sebuah Rumah Sakit, dan kewajiban bagi semua komponen di Rumah Sakit tersebut untuk memberikan pelayanan prima kepada setiap pasien, baik yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan.

Sebagian besar pasien pasti mengalami penurunan nafsu makan, padahal mereka membutuhkan asupan makanan (baca : zat gizi) yang cukup untuk membantu proses penyembuhan. Oleh Karena itu, tidak sedikit pasien mengalami penurunan status gizi selama menjalani perawatan di Rumah Sakit.

Penurunan nafsu makan pada pasien dipengaruhi oleh banyak hal, antara lain reaksi obat yang dikonsumi, faktor stress akibat memikirkan penyakit yang diderita, faktor lingkungan rumah sakit yang tidak kondusif serta faktor-faktor lainnya.

Bicara tentang faktor lingkungan, bukan rahasia lagi bahwa pasien yang dirawat dalam sebuah ruang perawatan dengan jumlah pasien lebih dari 1 (satu) orang akan menambah beban pasien lainnya, sehingga akan meningkatkan tingkat stress yang berdampak terhadap penurunan nafsu makan pasien.

Banyak hal yang bisa dilakukan oleh Rumah Sakit untuk meningkatkan kenyamanan pasien selama menjalani perawatan, salah satunya ialah melakukan rekayasa lingkungan Rumah Sakit, salah satu bentuk rekayasa lingkungan tersebut ialah merubah cat tembok rumah sakit yang selama ini berwarna putih menjadi warna yang lebih nyaman dan sejuk seperti hijau atau biru langit, atau memperbanyak ruang terbuka hijau dan taman-taman kecil disetiap lantai ruang perawatan.

Keinginan manajemen Rumah Sakit Daya menerapkan Green Hospital perlu diapresiasi dengan baik oleh masyarakat dan pemerintah, karena implementasi green hospital tidak hanya memberi manfaat bagi manajemen Rumas Sakit dan pasien, akan tetapi lebih luas lagi kepada kegiatan penyelamatan bumi dari pemanasan global.

Akan tetapi terdapat beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam penerapan green hospital sebagaimana dikutip dari website resmi Pusat data dan Informasi Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PDPERSI) yaitu :

Efesiensi Energi

Salah satu bentuk efesiensi energi yang bisa di terapkan di RSU Daya ialah penggunaan pembangkit listrik panel surya pada beberapa bagian di Rumah Sakit, seperti lampu jalan, lampu taman, mesin air, serta beberapa alat elektronik. Mengingat posisi RSU Daya yang cukup strategis karena merupakan bangunan tertinggi di wilayah tersebut, serta paparan sinar matahari di wilayah Daya dan sekitarnya lebih dari cukup, sehingga pemanfaatan panel surya bukan sesuatu yang tidak mungkin.

Cara lain ialah, memanfaatkan cahaya matahari untuk penerangan beberapa ruangan termasuk ruang perawatan. Oleh karena itu, ruang perawatan harus di desain sedemikan rupa agar memiliki jendela yang memungkinkan cahaya matahari dapat langsung masuk ke dalam kamar-kamar pasien. Konsep tersebut sebenarnya sudah diterapkan oleh RSU Daya pada beberapa bagian, seperti ruang tunggu pasien yang dibuatĀ  luas dan jendela kaca yang lebar sehingga cahaya bisa masuk ke ruangan tersebut.

Ruang Tunggu Pasien RSU Daya Kota Makassar | Sumber : Koleksi Pribadi

Tata Guna Lahan dan Kualitas Udara

RSU Daya memiliki lahan yang cukup luas sehingga memungkinkan pihak manajemen untuk memanfaatkan lahan tersebut secara efektif dengan cara memperbanyak penanaman tumbuhan dan pohon yang bisa menyerap karbon seperti pohon trambessi, asam, cassia, mahoni, dll. Hal tersebut disebabkan karena tingkat polusi udara di wilayah Daya dan sekitarnya cukup memperihatikan, hal tersebut disebabkan karena RSU Daya cukup dekat dengan Terminal Regional Daya serta Kawasan Industri Makassar (KIMA) yang merupakan salah satu pusat industri tersebesar di Indonesia Timur.

Disamping itu, pembuatan kolam ikan dan air mancur pada beberapa titik yang digerakkan oleh panel surya juga dapat membantu menyerap emisi karbon di sekitar rumah sakit. Tentu saja air yang digunakan pada air mancur tersebut merupakan air hasil daur ulang.

Manjemen Lingkungan dan Konservasi Air

Sisa makanan pasien merupakan salah satu komponen limbah terbesar di sebuah Rumah Sakit, termasuk RSU Daya, oleh karena itu dibutuhkan metode yang efektif dalam penanganan limbah tersebut dan tidak hanya mengandalkan petugas pengangkut sampah yang disediakan oleh Dinas Kebersihan Kota Makassar.

Pengolahan limbah sisa makanan pasien menjadi kompos dan pupuk organik merupakan salah satu pilihan yang tepat bagi RSU Daya, disamping bisa memanfaatkan pupuk organik tersebut untuk pemeliharaan taman, tumbuhan dan pohon di sekitar Rumah Sakit juga membantu pemerintah Kota Makassar dalam menekan jumlah sampah di wilayah tersebut.

Akan tetapi, yang paling penting ialah efektifitas dan efesiensi manajemen sistem penyelenggaraan makanan di RSU Daya sehingga pasien dapat menghabiskan makanan yang didistribusikan oleh rumah sakit, karena sisa makanan bukan hanya membebani lingkungan akan tetapi juga membebani biaya rumah sakit.

Konservasi air di rumah sakit juga merupakan salah satu cara penyelamatan lingkungan dan menciptakan green hospital. Disamping penggunaan peralatan hemat air, mendaur ulang air sisa laundry, kamar mandi, air bilasan sayur dan buah di instalagi gizi, menampung air hujan, dll untuk kepentingan menyiram tanaman atau toilet merupakan salah satu langkah bijak yang bisa di terapkan di RSU Daya Kota Makassar.

Saya sangat yakin RSU Daya bisa mewujudkan green hospital dalam jangka waktu dekat dan akan menjadi rumah sakit petama di Sulawesi Selatan yang menerapkan konsep tersebut. Komponen paling sulit dalam mewujudkan green hospital ialah mempertahankan dan menjaga komitmen serta konsistensi staf dan petugas di RSU Daya dalam menerapkan semangat green hospital tersebut. Green hospital tidak hanya untuk pasien akan tetapi juga untuk lingkungan dan bumi yang kita cintai.

Salam Sehat.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*