Hasil Penyetaraan Registered Dietisien Propinsi Sulsel

RD1

Sebanyak 7 (tujuh) Ahli Gizi Propinsi Sulawesi Selatan dinyatakan memenuhi syarat memperoleh sertifikat Registered Dietisien (RD), hal tersebut tertuang di dalam Surat Keputusan DPP PERSAGI Nomor 120-26/SK/DPP-PERSAGI/III/2015.

Di dalam SK tersebut, terdapat 3 kategori kelulusan yaitu memenuhi syarat (MS), kurang memenuhi syarat (KMS) serta belum memenuhi syarat (BMS). Ahli gizi yang masuk kategori MS akan diberikan sertifikat RD, bagi yang masuk kategori KMS bisa memperoleh sertifikat RD jika melengkapi kekurangan dokumen dan berkas paling lambat tanggal 30 September 2015, sedangkan kategori BMS tidak bisa memperoleh sertifikat RD melalui program penyetaraan ini, dan jika mereka ingin memperoleh sertifikat RD bisa mengikuti pendidikan profesi bagi mereka yang sudah S1.

Penyetaraan RD merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 26 tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktek Tenaga Gizi pada Bab 5 ketentuan peralihan, Pasal 26 ayat 1 dan 2, yang menyatakan bahwa :

 (1) Tenaga Gizi lulusan Diploma Tiga, Diploma Empat, Sarjana Gizi yang telah menjalankan pekerjaan Pelayanan Gizi baik pekerjaan Pelayanan Gizi secara mandiri ataupun bekerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan atau fasilitas Pelayanan Gizi lain paling singkat selama 5 (lima) tahun sebelum Peraturan Menteri ini dikeluarkan diberikan sertifikat Registered Dietisien.

 (2) Sertifikat Registered Dietisien sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikeluarkan oleh Organisasi Profesi.

Oleh karena itu pada tahun 2013, DPP PERSAGI telah membentuk seleksi hingga ke tingkat DPD yang bertugas untuk melakukan proses seleksi terhadap ahli gizi yang memenuhi syarat memperoleh sertifikat RD.

Terdapat 8 indikator yang ditentukan oleh DPP PERSAGI yang harus dipenuhi jika ingin memperoleh sertifikat RD tersebut, dengan kriteria kelulusan memenuhi minimal 90% dari kriteria kegiatan yang dinilai, yaitu :

  1. Bekerja di unit pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan gizi rawat inap dan rawat jalan.
  2. Bekerja di unit pelayanan kesehatan yang mempunyai pelayanan minimal 4 dasar spesialistik (Penyakit Dalam, Anak, Obsgin, Bedah)dan atau rumah sakit khusus (RS Jantung, Kanker, Paru, Otak, Ibu dan Anak).
  3. Melakukan kegiatan asuhan gizi sesuai dengan proses asuhan gizi terstandar yang meliputi: Assesement, Diagnosis Gizi, Intervensi termasuk konseling gizi, Monitoring, dan Evaluasi.
  4. Telah mengikuti pelatihan Nutrition Care Process (NCP)/ Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) dibuktikan dengan tranksrip ijazah atau sertifikat pelatihan.
  5. Pengalaman melakukan pekerjaan dalam penyelenggaraan makanan banyak.
  6. Pelatihan terkait penyelenggaraan makanan banyak, misal HACCP, Food Safety, Higiene dan Sanitasi, Kuliner, dsb dibuktikan dengan sertifikat pelatihan.
  7. Pengalaman memberikan edukasi gizi di komunitas/ institusi pendidikan.
  8. Pengalaman bekerja di bidang manajemen program

Untuk mengetahui daftar nama ahli gizi yang lulus silakan donwloan di sini atau lihat gambar di bawah.

Salam sehat.

Document(2)-page-001

 

Document(3)-page-001RD1RD2RD3RD4Document(4)-page-001Document(5)-page-001Document(6)-page-001

 

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*