ISI PIRINGKU, MODIFIKASI KONSEP 4 SEHAT 5 SEMPURNA

Istilah 4 sehat 5 sempurna sudah ada sejak awal kemerdekaan RI, konsep yang dibuat oleh Bapak Gizi Indonesia ini merupakan adopsi dari Five Basic milik Amerika Serikat. Konsep 4 sehat 5 sempurna mengajarkan bahwa untuk hidup sehat dan produktif maka seseorang harus mengasup makanan yang terdiri atas 4 sehat yaitu Makanan Pokok, Lauk Pauk, Buah-Buahan dan Sayur-Sayuran, supaya sempurna maka perlu ditambah dengan segelas susu segar.

Konsep 4 sehat 5 sempurna begitu berbekas di dalam hati dan pikiran masyarakat Indonesia sehingga saat konsep tersebut tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman dan Pemerintah RI mengganti konsep tersebut dengan konsep baru yaitu Konsep Gizi Seimbang, sebagian besar masyarakat Indonesia bergeming, mereka tetap setia dengan konsep lama yaitu 4 sehat 5 sempurna. Tentu dibutuhkan serangkaian riset untuk mengetahui mengapa masyarakat bergeming, sehingga pemangku kepentingan bisa menemukan jalan keluar dari permasalahan ini.

Akhir-akhir ini Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan genjar mempromosikan konsep baru untuk mendukung promosi gizi seimbang, konsep ini dikenal dengan istilah Isi Piringku. Sekilas konsep isi piringku ini mengadopsi konsep My Plate milik Amerika Serikat, yang membedakan hanya porsi dan susunan hidangan yang terdapat di dalamnya.

Isi piringku mengambarkan tentang seberapa banyak makanan yang harus ada di dalam sebuah piring serta jenis makanan seperti apa yang sebaiknya anda pilih. Gambaran umum porsi makanan dalam isi piringku dalam sekali makan ialah :
1. Makanan pokok sebanyak 2/3 dari ½ piring
2. Lauk pauk (sumber protein) sebanyak 1/3 dari ½ piring
3. Buah-buahan sebanyak 1/3 dari ½ piring
4. Sayur-sayuran sebanyak 2/3 dari ½ piring

Sekilas empat kelompok bahan makanan tersebut sangat mirip dengan konsep 4 sehat lima sempurna, yang membedakan ialah dalam hal porsi makanan serta komponen susu yang dihilangkan, karena susu merupakan salah satu makanan sumber protein sehingga susu dimasukkan ke dalam kelompok lauk pauk.

Maka kemudian tidak berlebihan jika saya mengatakan bahwa isi piringku merupakan modifikasi dari 4 sehat dan 5 sempurna dan menurut saya ada baiknya slogan 4 sehat 5 sempurna tidak dihilangkan begitu saja tetapi tetap dipertahankan dengan sedikit modifikasi seperti 4 sehat 5 seimbang, seimbang porsinya sesuai kebutuhan atau menurut Kang Risang Rimbatmaja, 4 sehat 5 tepat, (ganti susu dengan konsep porsi).

Bagaimana dengan kamu?

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*