Mau Sehat dan Produktif Mari Menyarap

Pengertian Menyarap

Anda mungkin lebih mengenal istilah Sarapan daripada Menyarap, untuk mengambarkan aktifitas mengonsumsi makanan/minuman pada pagi hari. Padahal menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sarapan itu adalah makanan pada pagi hari sedangkan aktifitas mengonsumsi makanan pada pagi hari disebut dengan istilah menyarap. Jadi kurang tepat jika anda mengatakan : “Apakah anda sudah sarapan?” yang tepat ialah “ Apakah anda sudah menyarap”.

sarap, menyarap 1 /sa·rap, me·nya·rap / v makan sesuatu pd pagi hari (sbg alas perut agar terhindar dr sakit perut yg kosong); makan pagi: kalau tidak -, mengantuk saja aku rasanya; setiap pagi ia – sekerat ubi dng segelas kopi;

sarapan /sa·rap·an/ n makanan pagi hari; makanan pd pagi hari;

Mewujudkan Sarapan Sehat

Menyarap itu penting karena sekitar 8 jam tubuh anda tidak mendapatkan asupan makanan sehingga jika anda melewatkan aktifitas menyarap maka bisa dipastikan saat tiba di tempat kerja atau di kampus/sekolah maka konsentrasi anda akan menurun karena oksigen dan glukosa yang ke otak semakin berkurang. Jika anda mengandalkan asupan makanan pada saat istirahat (pukul 10.00) maka ada kemungkinan anda akan mengonsumsi makanan secara berlebihan karena anda merasakan lapar yang sangat hebat.

Menyarap juga bisa membuat kadar gula darah tetap berada pada batas normal. Oleh karena itu tidak ada kata lain selain anda harus menyarap, persoalannya kemudian ialah bagaimana cara memilih sarapan yang sehat?. Menurut Prof. Hardinsyah, paling tidak ada 5 kriteria yang harus anda perhatikan yaitu :

  1. Bergizi

Perlu diingat bahwa sarapan menyumbang sekitar 15-30% dari kebutuhan zat gizi seseorang dalam sehari, sehingga kualitas gizi pada sarapan harus terpenuhi antara lain cukup serat, rendah lemak, bebas lemak trans, karbohidrat kompleks.

  1. Makanan dan minuman

Sarapan sebaiknya terdiri atas makanan dan minuman tidak boleh hanya salah satunya. Ketika seseorang hanya mengonsumsi segelas teh/kopi dan satu potong kue pada pagi hari, hal tersebut belum bisa disebut sebagai menyarap karena kedua jenis makanan tersebut tidak dapat memenuhi 15-30% kebutuhan zat gizi tubuh.

  1. Aman

Sarapan harus aman dari bahan pengawet, pewarna sintetis dan kontaminan. Bahan pengawet yang sering ditambahkan ke dalam makanan ialah natrium benzoat, natrium sitrat, asam sitrat dan asam askorbat. Meskipun pengawet tersebut masih diperbolehkan pada batas tertentu akan tetapi jika dikonsumsi secara rutin akan menyebabkan masalah kesehatan. Disamping itu, sarapan harus diolah dengan memperhatikan prinsip-prinsip sanitasi dan higienis agar terhindar dari kontaminasi bakteri dan bahan berbahaya.

  1. Sebelum jam 9 pagi

Secara umum waktu makan dibagi menjadi 5 waktu yaitu makanan utama pada Pagi, Siang dan Malam serta 2 waktu untuk makanan selingan yaitu sekitar pukul 10.00 dan 16.00. Nah, jika anda sarapan pukul 09.00, waktu tersebut terlalu dekat dengan waktu makan selingan dan disamping itu membuat tubuh anda terlalu lama mendapatkan asupan makanan sehingga gula darah mulai tidak terkontrol.

  1. Tidak tergesa-gesa

Setiap makanan dan minuman yang kita konsumsi termasuk sarapan harus dinikmati dan disyukuri, beri kesempatan organ-organ pencernaan bekerja dengan baik dan jangan dipaksa agar zat gizi bisa terserap dengan sempurna.

sarapan sehat
Sumber : Prof. Hardinsyah (2012)

Gambar di atas menggambarkan bagaimana perubahan kadar gula darah ketika seseorang mengonsumsi sarapan yang bergizi (nomor 1), Sarapan yang hanya mengandung Karbohidrat (nomor 2) dan orang yang tidak sarapan.

Jadi tunggu apalagi, mulai besok pagi mari budayakan menyarap tentu saja dengan sarapan yang sehat, bergizi dan aman.

Salam sehat, @Bloggergizi #10HariNonstopNgeblogGizi

Referensi

  • http://kbbi.web.id/
  • Hardinsyah (2012) Healthy Breakfast. Materi Simposium Healthy Breakfast. DPP Pergizi Pangan.
  • Hardinsyah (2013) Sarapan Sehat Salah Satu Pilar Gizi Seimbang. Materi Deklarasi Pekan Sarapan Nasional. DPP Pergizi Pangan.
Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*