Mau Sehat, Makan Anekaragam Makanan Pokok

makanan pokok
Sumber : antarafoto.com

Sebagian besar masyarakat Asia termasuk di Indonesia masih mengandalkan Nasi sebagai makanan pokok hal tersebut disebabkan karena kondisi tanah di wilayah tersebut sangat cocok untuk tanaman padi.

Padahal ada banyak makanan sumber karbohidrat yang bisa dijadikan sebagai alternatif makanan pokok, seperti Singkong, Ubi Jalar, Jagung, Sagu, dan pisang kepok. Hanya saja makanan pokok lainnya kalah pamor dengan nasi sehingga cukup sulit untuk mencari pengganti Nasi.

Fungsi Karbohidrat

Secara umum, karbohidrat berfungsi sebagai zat tenaga, artinya ialah karbohidrat merupakan bahan bakar utama yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berkatifitas dan metabolisme. Akan tetapi karbohidrat juga memiliki fungsi lain seperti mengoptimalkan kerja Protein. Perlu diketahui bahwa jika asupan karbohidrat berkurang maka tubuh akan menggunakan Protein sebagai sumber energi alternatif sehingga menyebabkan Protein tidak bisa menjalankan fungsi utamanya secara maksimal.

Fungsi lainnya ialah melancarkan sistem pencernaan, serat yang terdapat di dalam makanan sumber karbohidrat dapat membantu melancarkan sistem pencernaan. Disamping itu, karbohidrat juga bisa berfungsi sebagai pemanis misalnya glukosa, sukrosa dan fruktosa yang merupakan turunan dari karbohidrat yang sering digunakan sebagai pemanis.

Mencari Pengganti Nasi

Nasi dikenal sebagai biang kerok munculnya berbagai macam penyakit seperti Diabetes Mellitus dan obesitas, hal tersebut disebabkan karena indeks glikemik nasi jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan makanan pokok lainnya, disamping itu nasi dikonsumsi lebih sering dengan jumlah yang tidak terkendali. Indeks glikemik ialah kemampuan sebuah bahan makanan meningkatkan kadar gula darah, semakin cepat efeknya maka semakin tinggi indeks glikemiknya.

Akan tetapi tidak mudah mencari pengganti Nasi, hal tersebut disebabkan karena kebiasaan mengonsumsi Nasi sudah berlangsung sejak lama sehingga seseorang kadang merasa belum makan jika belum mengonsumsi Nasi.

Sebenarnya tidak perlu mencari pengganti Nasi yang dibutuhkan ialah merekayasa cara makan. Rita Ramayulis dalam bukunya 101 Tips Berhasil Diet Rest menguraikan berbagai macam cara merekayasa cara makan, salah satunya ialah pada Nasi Goreng, dimana resep aslinya terdiri atas Nasi (250 g), Telur (1 butir), Daging Ayam (15 g), Bakso (25 g), Irisan timun, tomat dan acar (25 g), minyak untuk menggoreng (15 g) serta kerupuk (25 g).

Hidangan tersebut bisa kita rekayasa dengan cara porsi Nasi dikurangi menjadi 100 g saja, Telur tetap 1 butir, Daging Ayam dan Bakso dihilangkan saja karena sudah ada telur (sama-sama sumber protein), porsi irisan timun, tomat dan acar lebih banyak sekitar 100 g, minyak cukup 5 g, kerupuk cukup 15 g, tambahkan sawi dan kol sekitar 25 g serta satu buah buah-buahan, apakah apel, jeruk manis atau pir. Metode tersebut menunjukkan bahwa porsi Nasi dan minyak dikurangi kemudian porsi sayur dan buah ditingkatkan.

Mengonsumsi buah sebelum makan makanan utama atau mengonsumsi air putih menjelang makan makanan utama atau mengkombinasi Nasi dengan makanan pokok lainnya juga bisa membantu mengontrol jumlah Nasi yang akan dikonsumsi.

Nasi hanya perlu dikontrol bukan ditinggalkan sama sekali, oleh karena itu mari mengonsumsi beranekaragam makanan pokok setiap hari meningkatkan asupan sayur dan buah agar lebih mudah mengontrol asupan Nasi.

Salam Sehat, @bloggergizi, #10HariNonstopNgeblogGizi

Referensi

  1. Siti Dewi Indrasari, E.Y. Purwani, P. Wibowo, dan Jumali (2008) Nilai Indeks Glikemik Beras Beberapa Varietas Padi. PENELITIAN PERTANIAN TANAMAN PANGAN VOL. 27 NO. 3 2008
  2. Rita Ramayulis (2014) 101 Tips berhasil Diet Rest ala Rita Ramayulis. Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*