MENGAJARKAN INFORMASI HIV/AIDS KE ANAK-ANAK

Minggu depan (1/12) kami berencana mengangkat tema peringatan hari HIV/AIDS sedunia di Kelas Belajar Oky Makassar. Butuh waktu lama untuk memutuskan bagiaman bentuk pembelajaran HIV/AIDS dengan sasaran anak usia 5-14 Tahun.

Pada awalnya kami berencana membaca bareng-bareng komik tentang HIV/AIDS. Setelah searching sana-sini, tidak ada satupun komik dengan tema tersebut yang bisa diakses secara gratis, ada beberapa yang menarik tetapi berbayar. Bukan berarti kami tidak mampu untuk membayar tetapi kami berpikir, mengapa masih ada orang yang tega memungut bayaran bukankah dengan mengikhlaskan ide dan konsep yang dia miliki jauh lebih berharga daripada uang yang tidak seberapa itu.

Akhirnya kami memutuskan untuk membuat bunga mawar yang terbuat dari kertas dengan tangkai yang terbuat dari tusuk sate. Tugas pun kami bagi, saya menyiapkan alat dan bahan untuk bunga mawar dan kawan saya menyiapkan bahan dan alat untuk tangkai bunganya.

Akan tetapi, saya masih terus dihantui dengan materi yang harus disampaikan ke adik-adik, saya merasa bahwa membuat bunga mawar belum cukup, harus ada penyajian materi, paling tidak adik-adik mengerti atau pernah mendengar tentang apa itu HIV/AIDS, bagaimana penularan HIV dan bagaimana kita bersikap kepada orang yang menderita HIV/AIDS?

Saya menyerah, akhirnya kuputuskan untuk mempublish kegelisan saya di Facebook. Dari sekian banyak yang memberi komentar, ada satu orang yang cukup masuk akal, yaitu komentar dari salah seorang Dosen saya ibu Dian Nurcahyati Basuki, beliau mengatakan “… Manji, bagi saya prinsip-prinsip penting yang perlu diketahui anak SD tentang HIV adalah mengenali bahwa ada penyakit yang akan bikin penderitanya makin mudah jatuh sakit, dan harus minum obat secara rutin sepanjang hidupnya. Itu salah satu dilema tenaga kesehatan saat menghadapi ODHA kanak-kanak. Prinsip prilaku resiko tinggi mungkin belum waktunya atau pada konteks lain…”

Atas saran ibu Dian Nurcahyati Basuki, maka saya jelaskan ke adik-adik, “…. AIDS itu adalah sebuah penyakit, jika seorang anak menderita AIDS maka seumur hidupnya akan minum obat setiap hari sampai ia meninggal. Ayo siapa yg mau minum obat setiap hari sampai meinggal?. AIDS itu disebabkan oleh virus yang bernama HIV. HIV ini masuk kedalam tubuh lewat cairan tubuh seperti darah. Contoh jika adik-adik menemukan jarum atau silet atau paku di pinggir jalan, maka sebaiknya jangan di sentuh, disingkirkan saja dengan cara ditimbun dengan tanah, mengapa ? karena jangan sampai jarum, silet atau paku tersebut pernah digunakan oleh penderita AIDS lalu kamu gunakan dan tangan kamu teriris atau tertusuk, maka kamu bisa tertular penyakit AIDS dan kamu akan minum obat setiap hari sampai meninggal. Tapi ingat, kalau ada teman kalian yg menderita AIDS maka jangan dijauhi, tetap ajak dia bermain karena HIV tidak tertular lewat sentuhan. HIV menular seperti penjelasan kakak tadi ….” seperti itulah penjelasan saya, saya tidak sampai ke pembahasan transfusi darah, hubungan ++ karena belum saatnya.

Akhirnya, adik-adik pulang ke rumah masing-masing dengan wajah yang riang dan sekuntum bunga mawar yang terbuat dari kertas.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*