Pemberian ASI dan MP-ASI

Pemberian MP-ASI harus tepat, tidak terlambat dan juga tidak terlalu cepat,mengapa demikian, grafik berikut akan menjelaskan alasannya :

 

Grafik di atas menjelaskan bahwa anak umur 0-6 bulan cukup diberikan ASI untuk mencukupi kebutuhan gizinya, tetapi setelah umur 6 bulan harus diberikan MP-ASI untuk mencukupi kebutuhan energinya karena ASI tidak mampu lagi memenuhi kebutuhannya.

Daftar berikut merupakan informasi penting yang perlu anda pertimbangkan ketika mendiskusikan MP-ASI dengan orang tua, pengasuh atau petugas kesehatan (WHO, 2000)

  1. Anak harus diberikan ASI sampai umur 6 bulan, karena ASI memiliki kandungan seluruh energy dan zat gizi yang dibutuhkan oleh anak anda untuk tumbuh, ASI jugan memiliki anti-infeksi yang mampu melindungi anakanda dari diare dan penyakit infeksi lainnya
  2. Lanjutkan pemberian ASI sampai dengan umur 2 tahun
  3. Pada saat makanan pendamping ASI (MP-ASI) sudah dimulai, tetap lanjutkan pemberian ASI dengan frekuensi dan durasi sama dengan sebelum pemberian sebelumnya MP-ASI
  4. Beri MP-ASI yang :
    1. Kaya akan kandungan energy dan zat gizi
    2. Bersih dan aman
    3. Mudah disiapkan di rumah
    4. Bahan makanan mudah didapatkan disekitar rumah atau terjangkau
  5. MP-ASI diberikan 3 kali sehari pada anak yang berumur 6-7 bulan, dan mengalami peningkatan menjadi 5 kali sehari sampai umur 12 bulan. Pemberian MP-ASI dimulai dengan sedikit sendok teh dan secara bertahap ditingkatkan jumlah dan jenis makanannya.
  6. Ibu dan ayah harus senantiasa aktif memberikan semangat kepada anak apada saat pemberian makan, meskipun si anak belum bisa bicara
  7. Pastikan bahwa alat-alat yang digunakan dalam menyiapkan MP-ASI bersih dan aman
  8. Pada saat pemberian MP-ASI gunakan sendok, cangkir atau mangkok, jangan sekali-kali menggunakan botol susu atau dot.
  9. Jika MP-ASI tidak disimpan di lemari es, jangan berikan MP-ASI lebih dari 2 jam setelah dimasak.
  10. Selama dan setelah anak anda sakit, ASI dan MP-ASI harus diberikan sesering mungkin dan juga
  11. setelah anak anda mengalami sakit, bangkitkan semangat anak anda untuk dapat makan seperti sebelum sakit, lanjutkan usaha ini sampai anak anda memperoleh kembali berat badannya yanghilang selama sakit
  12. Tetap pantau grafik pertumbuhan anak anda, memonitoring  pertumbuhan adalah cara yang sangat sederhana untuk mengetahui apakah anak anda sehat dan mengkonsumsi makanan dengan cukup.

Ayo dukung pemberian makanan yang berkualitas buat putra dan putri anda, jangan biarkan mereka menderita dikemudian hari hanya karena kita sebagai orang tua bersifat masa’ bodoh.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*