Telur, Murah dan Bergizi Tinggi

telur, gizi seimbang
Sumber : wikimedia.org

Protein merupakan salah satu zat gizi yang paling dibutuhkan oleh tubuh karena berfungsi sebagai zat pembangun dan mengatur metabolisme. Maka tidak heran jika makanan sumber protein selalu direkomendasikan pada orang yang mengalami gangguan kesehatan.

Berdasarkan sumbernya, protein dibagi menjadi dua bagian yaitu Protein Hewani dan Protein Nabati. Protein Hewani berasal dari hewan seperti Ikan, Telur, Ayam, Daging, Susu, dll sedangkan Protein Nabati berasal dari tumbuhan seperti Kacang-Kacangan dan olahannya (Tahu dan Tempe).

Telur merupakan makanan sumber protein yang paling baik, karena satu butir telur mengandung hampir semua jenis asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh serta mengandung banyak vitamin dan mineral. Disamping itu, harga telur tergolong murah, harga satu butir telur sekitar Rp. 700-Rp. 1500.

Telur dapat diolah dengan berbagai macam cara, mulai dari direbus, digoreng dan didadar. Akan tetapi sebagian masyarakat masih mempercayai khasiat telur mentah atau setengah masak. Telur ayam kampung merupakan telur yang paling sering dikonsumsi mentah atau setengah matang. Biasanya mereka mencampur telur ayam kampong mentah dengan beberapa sendok madu atau mengonsumsi telur tersebut dalam kondisi setengah matang yang taburi sedikit garam.

Sebagian masyarakat Sulawesi Selatan juga memiliki kebiasaan menambahkan telur ayam ras mentah pada beberapa makanan tertentu seperti pada makanan Pallubasa. Penambahan telur mentah pada Pallubasa dikenal dengan istilah “Lapis”.

Padahal mengonsumsi telur mentah atau setengah masak sangat tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan gangguan kesehata. Berikut beberapa aturan yang sebaiknya anda patuhi dalam mengonsumsi telur, antara lain :

  • Konsumsilah telur matang karena protein pada telur matang lebih mudah diserap jika dibandingkan dengan telur mentah
  • Batasi konsumsi telur mentah atau setengah matang karena risiko kontaminasi bakteri Salmonella pada telur sangat tinggi. Bakteri Salmonella dapat menyebabkan gangguan pencernaan hingga menyebabkan kematian.
  • Proporsi protein pada kuning dan putih telur hampir sama yaitu sekitar 50.0%, akan tetapi kandungan vitamin dan mineral kuning telur jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan putih telur.
  • Jika anda memiliki riwayat penyakit jantung, penyakit pembuluh darah atau kadar kolesterol darah anda tergolong tinggi, sebaiknya batasi konsumsi kuning telur, karena satu butir telur mengandung sekitar 186 mg kolesterol, sementara kebutuhan kolesterol seseorang dalam sehari sekitar 200-300 mg.
  • Jika anda penikmat telur goreng, telur dadar atau telur yang diolah dengan menggunakan minyak, sebaiknya memperhatikan kualitas minyak yang digunakan karena mengingat telur sudah mengandung banyak kolesterol dan diperburuk dengan penggunaan minyak dengan kualitas rendah.

Jadi, mari makan telur sebutir sehari agar tubuh anda menjadi lebih sehat karena makanan bergizi itu tidak mahal.

Salam Sehat, @Bloggergizi #10HariNonStopNgeblogGizi

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*